Hari Tanggal:

Home

Tentang RWP

mCoin

Garcia

PPOB BANK SYARIAH MANDIRI

 

 

 

    

---------------------------------------------Manfaat  GARCIA------------------------------------------

                                                                                              

         Ternyata, Mengatasi Asam Urat Bisa dengan Kulit Manggis

Salah satu penyakit yang kerap mendera mereka yang sudah berumur 40 tahun ke atas adalah gangguan asam urat. Menurut para ahli, penyakit ini merupakan bagian dari ratusa jenis penyakit rematik. Asam urat itu sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh, tapi bila kadarnya berlebih, ia akan tertimbun dalam bentuk kristal asam urat di sendi. Ini dapat menyebabkan munculnya penyakit artritis, yang disertai gejala nyeri sendi. Terkadang timbunan kristal asam urat itu berada di ginjal, yang menyebabkan batu ginjal, yang disertai gejala nyeri pinggang. Gangguan asam urat erat hubungannya dengan pola makan. Untuk menghindari atau menurunkan kadar asam urat dalam darah, diperlukan diit rendah purin. Karena itu, hindarilah mekanan berkadar purin tinggi (100-1.000 mg/100g), seperti otak, hati, jantung, ginjal, jeroan, kaldu, daging bebek, ikan sarden, makarel, dan kerang. Sedangkan makanan yang mengandung purin sedang (9-100 mg/100g) sebaiknya dibatasi, seperti daging ayam, udang, tahu, tempe, asparagus, bayam, daun singkong, kangkung, daun melinjo, dan biji melinjo.

Untuk menghindari dan menanggulangi asam urat berlebih, minum obat bukanlah solusi yang baik karena obat memiliki efek samping. Yang lebih baik dikonsumsi adalah antioksidan alami dari tanaman. Antioksidan secara umum terbagi dua: larut dalam air (hidrofilik) dan larut dalam lipid (hidrofobik). Vitamin C (asam askorbat) adalah contoh antioksidan yang larut dalam air, dan vitamin E (tokoferol) yang larut dalam lemak. Keduanya selama ini dikenal sebagai antioksidan yang sangat ampuh. Selain keduanya, juga dikenal antioksidan ampuh lainnya seperti glutation dan melatonin. Dalam mengatasi berbagai penyakit, termasuk asam urat, antioksidan ini mencegah terjadinya reaksi oksidasi dalam tubuh yang diakibatkan oleh radikal bebas penyebab penyakit. Namun, dalam beberapa dekade belakangan ini, para ahli kesehatan telah menemukan suatu senyawa nabati alami yang efektivitas dan tingkat antioksidannya lebih tinggi daripada vitamin C, vitamin E, glutation, dan melatonin. Senyawa itu bernama xanthone, yang diperoleh dari ekstrak kulit buah manggis. Xanthone itu bersifat mudah teroksidasi sehingga radikal bebas akan mengoksidasinya. Terjadi reaksi, yang secara lengkap tentu sulit dijelaskan di sini. Mekanisme reaksi itu dapat menghambat kerja radikal bebas. Jadi, oksigen reaktif dari beberapa radikal bebas dapat dihilangkan oleh xanthone dalam reaksi itu, sehingga zat yang bermanfaat bagi tubuh dapat berfungsi untuk memelihara kesehatan, termasuk mencegah asam urat.

Bila ingin mendapatkan informasi lengkap tentang khasiat manggis tersebut, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi itu, yang tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dari luar negeri atau menggiling kulit manggis dulu untuk kemudian meminum airnya? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek-apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul ekstrak kulit manggis. Namanya Garcia. Sekali lagi, nama produk itu adalah Garcia, bukan xanthone, karena xanthone adalah nama zat yang terkandung di dalamnya. Bila ingin mendapatkan ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi distributor kami di nomor telepon 085224079451 Atau bisa juga mendapatkannya langsung di Apotek Mitra Medika Jl. Re Martadinata Ancaran Kuningan, Apotek Sudirman, Jl. Jend.Sudirman depan RSU 45 Kuningan, Apotek Aini Jl Raya Luragung Kuningan, Apotek Enggal Sehat Jl, Raya Kasab Mandirancan Kuningan, Apotek Cilimus Jl. Raya Cilimus Kuningan, Apotek Darma Jl. Raya Darma Kuningan Apotek Amalgaa Jl Raya Bandorasa Kuningan,Apotek Bojong Farma Jl. Raya Bojong Serang Kuningan, Apotek Nero Jl. Raya Jalaksana Kuningan, Apotek Afika Farma Jl. Raya Jalaksana Kuningan

        Kulit Manggis, Limbah yang Kini Sayang untuk Dibuang

Memakan buah manggis pasti tak asing lagi bagi Anda. Tapi, memakan kulitnya? Mana mungkin. Sebab, yang kita tahu, kulit buah manggis adalah limbah, yang mesti dibuang. Tapi, mulai saat ini, pandangan Anda yang seperti itu perlu dibuang jauh-jauh. Sebab, ternyata, kulit buah manggis itu lebih bermanfaat ketimbang daging buahnya. Tak percaya? Baca saja buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi yang diterbitkan oleh APMK Madyacentradifa dan didistributori PT Gramedia Pustaka Utama. Di buku itu penulisnya, Kasma Iswari, menyatakan bahwa kulit manggis mengandung sejumlah unsur makro yang tinggi, seperti air 62,05%, abu 1,01%, lemak 0,63%, protein 0,71%, total gula 1,17%, dan karbohidrat 35,61%. Tapi, selain itu, unsur mikronya juga tak kalah pentingnya. Dan unsur mikro inilah yang memiliki khasiat yang tinggi. Apa saja contohnya? Hasil penelitian banyak ahli menunjukkan, kulit buah manggis kaya akan antioksidan, terutama xanthone, antosianin, tanin, dan asam fenolat. Dan senyawa-senyawa ini mampu menangkal radikal bebas di dalam tubuh. Atom atau kelompok atom yang dalam keadaan bebas ini dapat menangkap molekul hidrogen, asam lemak, dan logam berat, yang memicu aneka penyakit degeneratif pada tubuh.

Penelitian menunjukkan, xanthone memiliki sifat antidiabetes, antikanker, anti-peradangan, hepatoprotektif, meningkatkan kekebalan tubuh, aromatase inhibitor, antibakteri, antiplasmodial, antifungi, dan memiliki aktivitas sitotoksik. Xanthone juga bermanfaat untuk mencegah pertumbuhan sel kanker dan tumor. Kemampuan antioksidannya bahkan melebihi vitamin C dan E yang selama ini dikenal sebagai antioksidan yang paling efektif. Alfa-mangostin dan gamma-mangostin sebagai turunan xanthone bersifat sebagai antibakteri, dan efektivitasnya sama dengan antibiotika yang dijual di pasaran. Gamma-mangostin mempunyai efek antiradang lebih baik daripada obat anti-inflamasi lain di pasaran. Xanthone juga ampuh untuk mengatasi penyakit tuberkulosis (TBC), asma, leukimia, serta diare. Selain antikanker dan antioksidan, xanthone juga mujarab untuk mengatasi jantung koroner dan meningkatkan daya tahan tubuh, terutama bagi pengidap HIV/AIDS. Sedangkan antosianin adalah pigmen merah hingga biru yang tergolong turunan benzopiran. Senyawa ini juga antioksidan penting dalam mencegah penyakit neuronal, kardiovaskuler, kanker, dan diabetes. Berikutnya, tanin. Senyawa ini mempunyai rasa sepat dan terdiri atas berbagai asam fenolat. Zat ini mempunyai aktivitas antioksidan, menghambat pertumbuhan tumor, dan antidiare.

Bila ingin mendapatkan informasi lengkap tentang khasiat manggis tersebut, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi, yang tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dari luar negeri atau menggiling kulit manggis dulu untuk kemudian meminum airnya? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek-apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul ekstrak kulit manggis. Namanya Garcia. Sekali lagi, nama produk itu adalah Garcia, bukan xanthone, karena xanthone adalah nama zat yang terkandung di dalamnya. Bila ingin mendapatkan ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi distributor kami di nomor telepon 085224079451 Atau bisa juga mendapatkannya langsung di Apotek Mitra Medika Jl. Re Martadinata Ancaran Kuningan, Apotek Sudirman, Jl. Jend.Sudirman depan RSU 45 Kuningan, Apotek Aini Jl Raya Luragung Kuningan, Apotek Enggal Sehat Jl, Raya Kasab Mandirancan Kuningan, Apotek Cilimus Jl. Raya Cilimus Kuningan, Apotek Darma Jl. Raya Darma Kuningan Apotek Amalgaa Jl Raya Bandorasa Kuningan,Apotek Bojong Farma Jl. Raya Bojong Serang Kuningan, Apotek Nero Jl. Raya Jalaksana Kuningan, Apotek Afika Farma Jl. Raya Jalaksana Kuningan

        Banyak Perguruan Tinggi Ternama Membuktikan Khasiat Kulit Manggis

Kompasiana pernah memberitakan di akhir November 2011 lalu bahwa sejumlah peneliti dari perguruan tinggi ternama telah membuktikan khasiat xanthone, suatu zat pada buah manggis yang berfungsi untuk menanggulangi berbagai penyakit. Tanaman manggis tumbuh di Asia Tenggara, yang beriklim tropis, dan dipercaya berasal dari Sumatera. Tanaman ini tumbuh di hutan hujan sempurna, dan butuh waktu 10 tahun untuk berbuah. Berbeda dengan buah-buahan lain, manfaat terbesar buah manggis tak terletak pada daging buahnya, tapi di kulitnya. Di dalam kulit buah yang disebut pericarp itulah terdapatnya xanthone, antioksidan tingkat tinggi. Nilainya mencapai 17.000-20.000 orac per 100 ons kulit, lebih besar dari wortel dan jeruk yang hanya 300 dan 2.400. Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menangkal dampak negative radikal bebas. Radikal bebas merupakan molekul yang tak stabil karena kehilangan elektron. Untuk stabil, ia akan mengambil elektron dari sel lain dalam tubuh manusia. Dan proses pengambilan itu menyebabkan kerusakan pada sel sehingga memicu munculnya penyakit generatif seperti kanker, diabetes, jantung koroner, dan lain-lain.

Xanthone memiliki gugus hidroksil yang efektif mengikat radikal bebas dalam tubuh. Xanthone terbentuk sejak buah berumur satu buan setelah bunga mekar. Saat itu kadar xanthone 14,67 mg/g dan meningkat sesuai dengan umur buah. Umur empat bulan kadarnya 15,68, dan menjadi 34,36 jika buah disimpan hingga 4 minggu setelah dipetik. Kini, berkembang berbagai produk olahannya seperti jus dan food suplement. Tahun 2006, di Amerika Serikat produk olahan manggis masuk ke dalam 22 produk dengan penjualan tertinggi. Di Jepang dikembangkan produk ekstrak campuran xanthone untuk kemoterapi kanker payudara. Sejumlah peneliti telah membuktikan khasiat zat tersebut. Sebagai antibakteri dan antijamur diteliti oleh Suksamran, sebagai antivirus oleh Chen, Vlientinck, dan Ignatushchenko, sebabgai anti-inflamasi oleh Nakatani, sebagai antileukimia oleh Matsumo, sebagai antikanker oleh Jamil SERTA Ersam, dan sebagai obat secara umum oleh Martin, Kanchanapoom, Nakasone, dan Paul. Kasma Iswari dari BPTP Sumatera Barat meneliti cara mengolah kulit manggis. Dan perguruan tinggi ternama yang terlibat di bidang ini antara lain adalah sebagai berikut. Xanthone sebagai anti-inflamasi diteliti oleh Fakultas Farmasi Universitas Tohoku, Jepang, 2002, sebagai antiaterosklerosis oleh Jurusan Farmasi Universitas Andalas, Padang, sebagai pencegah diabetes oleh Fakultas Kedokteran Universitas California, Amerika Serikat, dan sebagai antikanker oleh Mahindon University, Thailand, 2004. Institut Internasional Bioteknologi Gifu, Jepang, dan The National Research Institute of Chinese Medicine, Taiwan, pun tak mau ketinggalan.

Bila ingin mendapatkan informasi lengkap tentang khasiat manggis tersebut, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi, yang tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dari luar negeri atau menggiling kulit manggis dulu untuk kemudian meminum airnya? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek-apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul ekstrak kulit manggis. Namanya Garcia. Sekali lagi, nama produk itu adalah Garcia, bukan xanthone, karena xanthone adalah nama zat yang terkandung di dalamnya. Bila ingin mendapatkan ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi distributor kami di nomor telepon 085224079451 Atau bisa juga mendapatkannya langsungdi Apotek Mitra Medika Jl. Re Martadinata Ancaran Kuningan, Apotek Sudirman, Jl. Jend.Sudirman depan RSU 45 Kuningan, Apotek Aini Jl Raya Luragung Kuningan, Apotek Enggal Sehat Jl, Raya Kasab Mandirancan Kuningan, Apotek Cilimus Jl. Raya Cilimus Kuningan, Apotek Darma Jl. Raya Darma Kuningan Apotek Amalgaa Jl Raya Bandorasa Kuningan,Apotek Bojong Farma Jl. Raya Bojong Serang Kuningan, Apotek Nero Jl. Raya Jalaksana Kuningan, Apotek Afika Farma Jl. Raya Jalaksana Kuningan

        Garcia, Ekstrak Kulit Manggis untuk Mengatasi Serangan Bakteri

Semua makanan mengandung bakteri. Yang berbeda adalah banyak-sedikitnya makanan itu terkontaminasi oleh bakteri. Bakteri yang terdapat pada makanan akan selalu berkembang biak dan menimbulkan penyakit bila makanan itu tidak diolah dan disimpan sebagaimana mestinya. Staphylococcus aureus adalah salah satu bakteri yang banyak terdapat pada makanan. Keracunan oleh bakteri ini banyak terjadi pada makanan yang dimasak, karena bakteri lain yang dapat menghambat pertumbuhannya sudah berkurang atau mati oleh suhu pemasakan. Bakteri ini ada di mana-mana, dan di tubuh manusia terdapat di kulit tangan, hidung, dan mulut. Dan ia sangat mudah mengontaminasi. Bakteri ini memproduksi toksin yang stabil terhadap pemanasan, tahan terhadap aktivitas pemecahan oleh enzim-enzim pencernaan, dan relatif resisten terhadap pengeringan. Ia juga memproduksi hemolisin, toksin yang dapat merusak dan memecah sel-sel darah merah. Substrat yang baik untuk pertumbuhan dan produksi enterotoksin ialah substrat atau makanan yang mengandung protein seperti daging, ikan, susu, dan produk olahannya. Sementara itu, keberadaannya pada makanan tak dapat dideteksi secara visual karena tak menimbulkan perubahan yang nyata pada makanan. Jika makanan yang mengandung toksin dari bakteri ini masuk ke dalam saluran pencernaan dan mencapai usus halus, ia akan merusak dinding usus halus. Masa inkubasinya pendek, hanya beberapa jam, dan setelah itu muncul gejala mual, sakit perut, muntah-muntah mendadak, dan/atau disertai diare, tanpa diikuti demam, pada orang yang memakan makanan itu. Gejala lainnya adalah sakit kepala, kejang otot perut, kulit dingin, dan penurunan tekanan darah.

Khasiat xanthone yang dimiliki kulit buah manggis tak hanya sebagai antioksidan, tetapi juga sebagai anti-inflamasi (anti-peradangan) dan antibakteri. Bahkan beberapa penelitian juga membuktikan bahwa xanthone mampu berperan sebagai antiaging alias anti-penuaan dan antikanker. Ia memiliki sifat antiproliferasi untuk bisa menghambat pertumbuhan sel kanker, selain juga mampu menghancurkannya. Dan berkaitan denghan bakteri tadi, xanthone dari kulit buah manggis juga dikenal memiliki daya antimikroba yang kuat terhadap beberapa jenis bakteri, dan salah satunya adalah bakteri Staphylococcus aureus. Karena bakteri ini resisten terhadap antibiotik metisilin, tentu mengatasinya dari dalam dengan mengonsumsi xanthone akan lebih efektif.

Bila ingin mendapatkan informasi lengkap tentang khasiat manggis tersebut, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi, yang tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dari luar negeri atau menggiling kulit manggis dulu untuk kemudian meminum airnya? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek-apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul ekstrak kulit manggis. Namanya Garcia. Sekali lagi, nama produk itu adalah Garcia, bukan xanthone, karena xanthone adalah nama zat yang terkandung di dalamnya. Bila ingin mendapatkan ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi distributor kami di nomor telepon 085224079451 Atau bisa juga mendapatkannya langsung di Apotek Mitra Medika Jl. Re Martadinata Ancaran Kuningan, Apotek Sudirman, Jl. Jend.Sudirman depan RSU 45 Kuningan, Apotek Aini Jl Raya Luragung Kuningan, Apotek Enggal Sehat Jl, Raya Kasab Mandirancan Kuningan, Apotek Cilimus Jl. Raya Cilimus Kuningan, Apotek Darma Jl. Raya Darma Kuningan Apotek Amalgaa Jl Raya Bandorasa Kuningan,Apotek Bojong Farma Jl. Raya Bojong Serang Kuningan, Apotek Nero Jl. Raya Jalaksana Kuningan, Apotek Afika Farma Jl. Raya Jalaksana Kuningan

        Dengan Kulit Manggis Mencegah Penyakit Jantung

Di Indonesia, penyakit jantung menjadi penyebab kematian nomor satu, dan stroke yang kedua. Ishwaral Jialal, seorang peneliti di Western Medical Center, University of Texas, Dallas, Amerika Serikat, mengatakan bahwa mengonsumsi 800 IU vitamin E tiap hari selama tiga bulan dapat memangkas terjadinya osksidasi kolesterol LDL, mencegah kerusakan pembuluh darah arteri, dan mencegah penyakit jantung sebanyak 40%. Dan untuk diketahui, penyakit jantung banyak disebabkan oleh kadar kolesterol yang tinggi. Kolesterol itu banyak jenisnya. Tiga di antaranya adalah HDL, LDL, dan trigliserida. Yang biasa menyebabkan penyakit jantung adalah tingginya kadar LDL dan trigliserida. Kadar LDL dan trigliserida yang tinggi biasanya disebabkan oleh pola makan yang tak teratur, terutama kebiasaan makan malam dengan porsi yang cukup banyak. Dan meningkatnya kadar kedua kolesterol ini bisa jadi disebabkan oleh kelebihan karbohidrat, lipid, atau yang lainnya. Akibatnya, terjadi penumpukan di pembuluh darah. Tentu metabolisme, baik metabolisme lipid maupun metabolisme karbohidrat, akan terganggu. Ini biasanya membuat badan pegal, dingin, lemas, dan kepala sakit. Dan ini bisa menyebabkan berbagai gejala penyakit, seperti diabetes mellitus, hipertensi, atau gangguan jantung.
Sejumlah penelitian membuktikan bahwa xanthone yang berasal dari ekstrak kulit buah manggis mampu menurunkan LDL (low density lipoprotein) alias kolesterol jahat dan trigliserida. Dengan demikian, zat itu juga mampu mencegah penyakit jantung karena LDL dan trigliserida merupakan lipid yang bersirkulasi dalam darah dan berpengaruh terhadap kinerja jantung. Penelitia lain menyatakan, kandungan trigliserida yang tinggi, yang disebut hipertrigliseridemia, memiliki kaitan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung koroner, khususnya pada mereka yang juga menderita problem kesehatan lain, seperti kencing manis. Kadar HDL (high density lipoprotein) alias kolesterol baik yang rendah sering muncul bersamaan dengan trigliserida yang tinggi. Dan ini suatu kombinasi yang menaikkan risiko jantung koroner. Kombinasi tersebut juga merupakan bagian sindrom X. Sindrom X, yang kini sedang banyak dibicarakan kalangan medis, merupakan problem kesehatan serius yang menyerang seperempat dari populasi usia pertengahan di Amerika Serikat. Sindrom ini terdiri atas kumpulan gejala-gajala yang antara lain adalah tingginya kadar trigliserida, rendahnya level HDL, tingginya tekanan darah, dan mencuatnya kadar gula darah. Hasil penelitian Jiang tahun 2004 dan Nakatani tahun 2002 melaporkan, xanthone bisa digunakan sebagai obat  penyakit jantung dan menurunkan lipopolisakarida.

Bila ingin mendapatkan informasi lengkap tentang khasiat manggis tersebut, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi, yang tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dari luar negeri atau menggiling kulit manggis dulu untuk kemudian meminum airnya? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek-apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul ekstrak kulit manggis. Namanya Garcia. Sekali lagi, nama produk itu adalah Garcia, bukan xanthone, karena xanthone adalah nama zat yang terkandung di dalamnya. Bila ingin mendapatkan ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi distributor kami di nomor telepon 085224079451 Atau bisa juga mendapatkannya langsung di Apotek Mitra Medika Jl. Re Martadinata Ancaran Kuningan, Apotek Sudirman, Jl. Jend.Sudirman depan RSU 45 Kuningan, Apotek Aini Jl Raya Luragung Kuningan, Apotek Enggal Sehat Jl, Raya Kasab Mandirancan Kuningan, Apotek Cilimus Jl. Raya Cilimus Kuningan, Apotek Darma Jl. Raya Darma Kuningan Apotek Amalgaa Jl Raya Bandorasa Kuningan,Apotek Bojong Farma Jl. Raya Bojong Serang Kuningan, Apotek Nero Jl. Raya Jalaksana Kuningan, Apotek Afika Farma Jl. Raya Jalaksana Kuningan

         Garcia, Kapsul Ekstrak Kulit Manggis untuk Menurunkan Kadar Gula Darah

Xanthone yang terdapat dalam kulit buah manggis mampu menurunkan gula darah pada penderita kencing manis alias diabetes. Berdasarkan hasil pengujian dr. Purwati, seorang praktisi kesehatan di Jakarta, terhadap tujuh pasien penderita kencing manis selama sepuluh hari mengonsumsi ekstrak kulit buah manggis, terbukti ekstrak yang bernama Garcia ini mampu menurunkan gula darah mereka dari 205,0 menjadi 119,86 mg/dl. Tapi, penurunan itu bervariasi. Ini disebabkan oleh berbedanya respons sistem metabolisme tubuh tiap-tiap pasien terhadap ekstrak yang diberikan. Di samping itu, ia juga tergantung pada kadar gula awal pasien. Bila gula darah sudah normal, xanthone mampu mempertahankannya karena ia berfungsi memperlancar metabolisme.

 

No

Nama

Gula Darah Puasa (mg/dl)

Gula Darah 2 Jam PP * (mg/dl)

 

 

Sebelum

Sesudah

Sebelum

Sesudah

1

Tn. A

178

126

413

261

2

Tn. E

184

127

253

215

3

Ny. E

681

187

786

509

4

Ny. R

86

94

218

302

5

Ny. R

137

137

165

165

6

Ny. T

88

88

99

98

7

Ny. Y

81

80

77

79

 

Rata2

205

119,86

287,29

232,71

Keterangan: *PP = Postprandial (setelah makan)

  Kadar gula darah Ny. T sebelum mengonsumsi ekstrak tergolong normal, yaitu 88 mg/dl (rujukannya <140 mg/dl). Dan setelah mengonsumsi ekstrak itu, kadarnya tetap 88. Demikian juga dengan Ny. R. Namun, tak demikian dengan Ny. E. Kadar gula darahnya saat berpuasa 681. Setelah mengonsumsi ekstrak turun menjadi 187. Dan kadar gula darahnya setelah makan turun dari 786 menjadi 509. Penyebabnya adalah karena Nyonya E benar-benar memiliki kadar gula darah yang tinggi, dan xanthone yang terdapat dalam ekstrak itu mampu menurunkannya.

Bila ingin mendapatkan informasi lengkap tentang khasiat manggis tersebut, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi, yang tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dari luar negeri atau menggiling kulit manggis dulu untuk kemudian me minum airnya? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek-apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul ekstrak kulit manggis. Namanya Garcia. Sekali lagi, nama produk itu adalah Garcia, bukan xanthone, karena xanthone adalah nama zat yang terkandung di dalamnya. Bila ingin mendapatkan ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi distributor kami di nomor telepon 085224079451 Atau bisa juga mendapatkannya langsung di Apotek Mitra Medika Jl. Re Martadinata Ancaran Kuningan, Apotek Sudirman, Jl. Jend.Sudirman depan RSU 45 Kuningan, Apotek Aini Jl Raya Luragung Kuningan, Apotek Enggal Sehat Jl, Raya Kasab Mandirancan Kuningan, Apotek Cilimus Jl. Raya Cilimus Kuningan, Apotek Darma Jl. Raya Darma Kuningan Apotek Amalgaa Jl Raya Bandorasa Kuningan,Apotek Bojong Farma Jl. Raya Bojong Serang Kuningan, Apotek Nero Jl. Raya Jalaksana Kuningan, Apotek Afika Farma Jl. Raya Jalaksana Kuningan

       

 Xanthone Ekstrak Kulit Manggis Efektif Mencegah Penuaan Dini

Penuan dini sangat ditakuti manusia. Betapa tidak. Karena, masalah yang satu ini amat erat kaitannya dengan penampilan, terutama di wajah. Lawan dari penuaan dini itu adalah awet muda. Musuh awet muda adalah radikal bebas, yang rajin menyerang kulit. Kulit yang tidak mulus disebabkan oleh kolagen yang berkurang akibat serangan radikal bebas itu. Dalam tubuh, terdapat molekul oksigen: yang stabil dan yang tidak. Bila ia memiliki dua elektron, ia akan stabil. Bila satu atau tiga, ia tak stabil karena ada elektron yang bebas bergerak. INilah yang disebut radikal bebas. Molekul ini akan selalu mencari tambahan elektron dari yang stabil, sehingga ia akan merusak yang sudah stabil. Inilah yang menyebabkan terjadinya penuaan dini. Yang memicu munculnya radikal bebas adalah: Pertama, sinar ultraviolet, yang dapat merusak pembuluh darah kulit dan menimbulkan pigmentasi. Kedua, stres serta kegalauan pikiran. Ketiga, gaya hidup. Mereka yang suka merokok, meminum alkohol, dan begadang rentan terhadap penuaan dini. Untuk menangkal radikal bebas, dibutuhkan antioksidan. Dan salah satu antioksidan ampuh adalah yang terdapat di kulit manggis.

Kulit manggis mengandung xanthone. Senyawa ini merupakan bioflavonoid yang bersifat antioksidan, antibakteri, antialergi, antitumor, antihistamin, dan anti-inflamasi. Molekul bioaktif ini memiliki struktur cincin 6 karbon dan kerangka karbon rangkap, sehingga sangat stabil. Di alam, terdapat 200 jenis xanthone dan 50 di antaranya terdapat di kulit manggis. Jenis xanthone yang paling banyak punya efek farmakologis adalah alfamangostin, betamangostin, dan garcinon-E. Alfamangostin mengaktifkan sistem kekebalan tubuh dengan merangsang sel pembunuh alami yang bertugas membunuh sel kanker dan virus. Mangostin bersama gammamangostin berperan sebagai antioksidan yang sanggup mencegah aktivitas HIV-1. Kandungan antioksidan kulit manggis 66,7 kali wortel dan 8,3 kali kulit jeruk. Sebagai antioksidan, xanthone memiliki gugus hidroksida yang efektif mengikat radikal bebas penyebab rusaknya sel tubuh. Sebagai antiaging (anti-penuaan dini), xanthone dapat membuat kulit menjadi awet muda. Penelitian membuktikan, mengonsumsi xanthone 30 hari berturut-turut dapat membuat wajah terlihat lebih muda. Xanthone dapat berfungsi sebagai antiaging karena ia menghalangi teroksidasinya vitamin-vitamin dan asam lemak tak jenuh, yang merupakan penyusun dinding sel saraf. Dan ini tentu akan menghambat kerusakan jaringan sel-sel yang menyebabkan kulit menjadi keriput karena kehilangan elastisitas.

Bila ingin mendapatkan informasi lengkap tentang khasiat manggis tersebut, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi, yang tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dari luar negeri atau menggiling kulit manggis dulu untuk kemudian meminum airnya? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek-apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul ekstrak kulit manggis. Namanya Garcia. Sekali lagi, nama produk itu adalah Garcia, bukan xanthone, karena xanthone adalah nama zat yang terkandung di dalamnya. Bila ingin mendapatkan ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi distributor kami di nomor telepon 085224079451 Atau bisa juga mendapatkannya langsung di Apotek Mitra Medika Jl. Re Martadinata Ancaran Kuningan, Apotek Sudirman, Jl. Jend.Sudirman depan RSU 45 Kuningan, Apotek Aini Jl Raya Luragung Kuningan, Apotek Enggal Sehat Jl, Raya Kasab Mandirancan Kuningan, Apotek Cilimus Jl. Raya Cilimus Kuningan, Apotek Darma Jl. Raya Darma Kuningan Apotek Amalgaa Jl Raya Bandorasa Kuningan,Apotek Bojong Farma Jl. Raya Bojong Serang Kuningan, Apotek Nero Jl. Raya Jalaksana Kuningan, Apotek Afika Farma Jl. Raya Jalaksana Kuningan

        Xanthone Ekstrak Kulit Manggis Mampu Mengatasi Tumor dan Kanker

Sejumlah penelitian yang dilakukan oleh para ahli, baik ahli kesehatan maupun teknologi pangan, menyimpulkan bahwa kulit buah manggis mengandung suatu senyawa alami yang amat besar perannya sebagai zat anti-inflamasi. Dan zat itu bernama xanthone. Tapi, apa itu yang dimaksud dengan zat anti-inflamasi? Yang dimaksud dengan zat anti-inflamasi adalah semua zat yang dapat mencegah terjadinya peradangan dalam tubuh yang disebabkan oleh sel kanker atau sel tumor. Oleh karena itu, di bidang farmasi, buah manggis telah digunakan sebagai obat. Dan ini sesuai dengan hasil penelitian sejumlah pakar luar negeri seperti Kanchanapoom tahun 1998, Martin tahun 1980, serta Nakasone dan Paul tahun 1998. Selanjutnya, tahun 2002, Nakatani dari Departemen Farmasi Universitas Tohoku, Jepang, melaporkan hasil penelitiannya pada sel tikus, bahwa 5 microgram gamma-mangostin mampu menghentikan inflamasi alias peradangan dengan cara menghambat produksi enzym cyclooxygenase -2 penyebab inflamasi. Bahkan, senyawa ini mempunyai efek anti-inflamasi yang lebih baik daripada obat anti-inflamsi yang dijual di pasaran. Tahun 2003, Matsumo dari Institut Internasional Bioteknologi Gifu, Jepang, melaporkan bahwa 10 mikron/ ml alpha–mangostin yang diisolasi dari kulit buah manggis mampu menghambat sel leukimia HL60 pada manusia. Dan untuk diketahui, senyawa-senyawa tersebut adalah turunan xanthone yang diperoleh dari kulit manggis.

Kulit manggis mengandung antioksidan 17.000-20.000 orac per 100 ounce. Padahal, bahan lain berkadar antioksidan tinggi, seperti wortel dan jeruk, hanya 300 dan 2.400. Orac adalah singkatan dari oxygen radical absorbance capasity, yakni kemampuan antioksidan menetralkan radikal bebas penyebab penyakit. Karena itu, xanthone mampu menjadi pelindung sel pada proses oksidasi, penuaan, atau perusakan oleh radikal bebas. Sifat antioksidannya melebihi vitamin E dan vitamin C. Itulah sebabnya xanthone dapat berperan sebagai antilelah, anti-inflamasi, antiaging, antiparkinson, antialergi, antialzheimer, dan membantu tubuh menurunkan gula darah, menururnkan kolesterol, menurunkan tekanan darah, melindungi jantung, mencegah kebutaan, serta mencegah infeksi oleh bakteri, virus, dan jamur. Pada tahun 2002 ditemukan fakta bahwa xanthone efektif menghambat kanker hati, kanker lambung, dan kanker paru. Seorang peneliti Thailand, 2004, menemukan, pericarp kulit buah manggis efektif melawan kanker payudara. Dan khasiatnya jauh lebih efektif daripada obat.

 Bila ingin mendapatkan informasi lengkap tentang khasiat manggis tersebut, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi, yang tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dari luar negeri atau menggiling kulit manggis dulu untuk kemudian meminum airnya? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek-apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul ekstrak kulit manggis. Namanya Garcia. Sekali lagi, nama produk itu adalah Garcia, bukan xanthone, karena xanthone adalah nama zat yang terkandung di dalamnya. Bila ingin mendapatkan ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi distributor kami di nomor telepon 085224079451 Atau bisa juga mendapatkannya langsung di Apotek Mitra Medika Jl. Re Martadinata Ancaran Kuningan, Apotek Sudirman, Jl. Jend.Sudirman depan RSU 45 Kuningan, Apotek Aini Jl Raya Luragung Kuningan, Apotek Enggal Sehat Jl, Raya Kasab Mandirancan Kuningan, Apotek Cilimus Jl. Raya Cilimus Kuningan, Apotek Darma Jl. Raya Darma Kuningan Apotek Amalgaa Jl Raya Bandorasa Kuningan,Apotek Bojong Farma Jl. Raya Bojong Serang Kuningan, Apotek Nero Jl. Raya Jalaksana Kuningan, Apotek Afika Farma Jl. Raya Jalaksana Kuningan

        Xanthone Ekstrak Kulit Manggis Penting bagi Mereka yang Gampang Lelah

Kelelahan fisik disebabkan oleh banyak faktor. Di antaranya adalah kekurangan tiroid, depresi, anemia, kurang tidur, dehidrasi, dan kekurangan energi. Dan itu terjadi akibat tak sebandingnya energi yang diterima tubuh dengan energi yang dikeluarkan. Perlu diketahui, pasokan energi utama berasal dari makanan dan minuman yang kaya dengan karbohidrat, protein, dan lemak. Energi dihasilkan dari proses perombakan zat-zat itu menjadi zat-zat yang mudah dicerna tubuh dengan bantuan enzim, vitamin, dan mineral sebagai sumber ion. Bila salah satu dari zat-zat tersebut tidak berfungsi, perombakan akan terhalang sehingga proses metabolime tubuh akan terganggu. Salah satu contohnya adalah tiroid, yang merupakan kelenjar kecil di pangkal leher. Organ ini berfungsi mengendalikan metabolisme dan mengatur kecepatan tubuh mengubah makanan menjadi energi. Ketika kelenjar ini tidak berfungsi dengan baik dan fungsi-fungsi metabolisme berjalan lambat, tubuh akan lemas dan menjadi gemuk. Tidak berfungsinya kelenjer tiroid disebabkan kekurangan vitamin atau enzim tertentu. Kekurangan vitamin disebabkan asupan vitamin berkurang lantaran adanya radikal bebas, sehingga tubuh menjadi gampang lelah, lalu muncul aneka penyakit. Kondisi itu membutuhkan antiokosidan yang kuat. Dan antioksidan yang kuat serta mampu melawan radikal bebas itu adalah xanthone. Tapi, dari mana ia bisa didapat?

Indonesia kaya dengan aneka ragam hayati. Dan di antara hayati yang beragam itu ada tanaman. Lalu, di antara tanaman yang beragam itu ada buah. Sejak dulu, manusia sudah doyan memakan buah, dan manusia sudah lama tahu bahwa buah sangat bermanfaat bagi kesehatan. Karena itu, manusia berbondong-bondong mencari buah. Manusia berbondong-bondong membeli buah. Sehingga buah menjadi makanan favorit yang tak bisa ditiadakan. Dan, salah satu buah itu adalah manggis (Garcinia mangostana L.). Manggis merupakan salah satu dari sekian banyak komoditas ekspor Indonesia. Tahun 2006 saja, volume ekspornya hampir mencapai enam juta ton, dengan nilai ekspor US$3.611.995. Namun, jumlah itu ternyata dinilai sangat sedikit, tak sampai 10% dari total produksinya. Oleh sebab itu, dicarikan solusinya. Dan salah satunya adalah dengan memperbaiki penanganan pascapanennya. Maka, sejalan dengan perkembangan teknologi, orang mencari zat-zat alami yang terdapat di dalam buah itu, yang dapat dimanfaatkan untuk memelihara kesehatan. Ternyata, buah itu kaya dengan zat gizi yang terbilang ajaib, yang bernama xanthone itu, yang dapat mencegah berbagai penyakit. Dan, xanthone itu banyak terdapat pada kulitnya.

Bila ingin mendapatkan informasi lengkap tentang khasiat manggis tersebut, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi, yang tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dari luar negeri atau menggiling kulit manggis dulu untuk kemudian meminum airnya? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek-apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul ekstrak kulit manggis. Namanya Garcia. Sekali lagi, nama produk itu adalah Garcia, bukan xanthone, karena xanthone adalah nama zat yang terkandung di dalamnya. Bila ingin mendapatkan ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi distributor kami di nomor telepon 085224079451 Atau bisa juga mendapatkannya langsungdi Apotek Mitra Medika Jl. Re Martadinata Ancaran Kuningan, Apotek Sudirman, Jl. Jend.Sudirman depan RSU 45 Kuningan, Apotek Aini Jl Raya Luragung Kuningan, Apotek Enggal Sehat Jl, Raya Kasab Mandirancan Kuningan, Apotek Cilimus Jl. Raya Cilimus Kuningan, Apotek Darma Jl. Raya Darma Kuningan Apotek Amalgaa Jl Raya Bandorasa Kuningan,Apotek Bojong Farma Jl. Raya Bojong Serang Kuningan, Apotek Nero Jl. Raya Jalaksana Kuningan, Apotek Afika Farma Jl. Raya Jalaksana Kuningan

       Ampuhnya Khasiat Kulit Manggis untuk Memerangi Berbagai Penyakit

Semua Anda yang membaca tulisan ini pasti pernah memakan buah manggis. Kalaupun ada segelintir yang belum, melihatnya pasti pernah. Tapi, pernahkah Anda berpikir untuk memakan kulit buahnya? Boro-boro! Padahal, komponen buah manggis yang paling besar adalah kulitnya, yakni 70-75%. Sedangkan daging buahnya hanya 10-15%, dan biji 15-20 %. Menurut hasil penelitian Ir. Kasma Iswari, tahun 2005, kandungan xanthone tertinggi terdapat dalam kulit buahnya, 107,76 mg per 100 gram kulit buah. Tapi, apa itu xanthone? Xanthone adalah zat kimia alami yang tergolong senyawa polyphenolic, yang tak ditemui pada buah-buahan lain. Karena itu, di dunia medis dan farmasi, manggis dijuluki Queen of Fruits. Tapi, apakah hanya xanthone yang dikandung kulit itu? Ternyata, tidak. Seperti dilaporkan peneliti bernama Moongkarndi tahun 2005, kulit buah manggis juga mengadung catechin, potassium, kalsium, fosfor, besi, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B6, dan vitamin C.

Xanthone ditemukan pertama kali oleh ilmuwan Jerman tahun 1855. Zat ini dikenal sebagai antioksidan tingkat tinggi dan bahan aktif yang stabil dalam keadaan panas ataupun dingin, termasuk ketika di dalam tubuh manusia. Kulit manggis mengandung antioksidan 17.000 hingga 20.000 orac per 100 ounce. Padahal, bahan lain berantioksidan tinggi, seperti wortel dan jeruk, masing-masingnya hanya 300 dan 2.400 orac.Orac adalah singkatan dari oxygen radical absorbance capasity, yakni kemampuan antioksidan menetralkan radikal bebas penyebab penyakit, seperti gangguan jantung, stroke, diabetes, dan kanker. Karena sifatnya itu, xanthone mampu menjadi pelindung bagi sel-sel tubuh kita pada proses oksidasi, proses penuaan, atau prose perusakan sel tubuh oleh radikal bebas. Ia juga berkhasiat sebagai antibakteri, antiinfeksi, antiradang, antilelah, antiinflamasi, antiaging, antiparkinson, antialzheimer, dan antialergi. Pada tahun 2002, seorang ilmuwan menemukan, xanthone efektif untuk menghambat kanker hati, kanker lambung, dan kanker paru. Bahkan, khasiatnya jauh lebih efektif bila dibandingkan dengan obat kanker. Penelitian di Mahindon University, Thailand, 2004, menunjukkan bahwa pericarp manggis sangat efektif melawan kanker payudara pada manusia. Di tahun 2010 yang lalu, seorang dokter di Jakarta mengujikan kapsul buah manggis kepada sejumlah pasiennya yang menderita kolesterol tinggi, asam urat tinggi, dan kadar gula tinggi. Ternyata, setelah mereka mengonsumsi kapsul itu dalam satu bulan setiap hari, semua kandungan darah mereka itu menurun dan menjadi normal kembali. Jadi, amatlah wajar bila lagu Hitam-hitam si Buah Manggis tetap laris dari dulu hingga sekarang.

Bila ingin mendapatkan informasi lengkap tentang khasiat manggis tersebut, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi, yang tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dari luar negeri atau menggiling kulit manggis dulu untuk kemudian meminum airnya? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek-apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul ekstrak kulit manggis. Namanya Garcia. Sekali lagi, nama produk itu adalah Garcia, bukan xanthone, karena xanthone adalah nama zat yang terkandung di dalamnya. Bila ingin mendapatkan ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi distributor kami di nomor telepon 085224079451 Atau bisa juga mendapatkannya langsung di Apotek Mitra Medika Jl. Re Martadinata Ancaran Kuningan, Apotek Sudirman, Jl. Jend.Sudirman depan RSU 45 Kuningan, Apotek Aini Jl Raya Luragung Kuningan, Apotek Enggal Sehat Jl, Raya Kasab Mandirancan Kuningan, Apotek Cilimus Jl. Raya Cilimus Kuningan, Apotek Darma Jl. Raya Darma Kuningan Apotek Amalgaa Jl Raya Bandorasa Kuningan,Apotek Bojong Farma Jl. Raya Bojong Serang Kuningan, Apotek Nero Jl. Raya Jalaksana Kuningan, Apotek Afika Farma Jl. Raya Jalaksana Kuningan

        Xanthone Ekstrak Kulit Manggis Dapat Menurunkan Kolesterol Total Darah

Mulai saat ini, jika Anda memakan buah manggis, jangan lagi membuang kulitnya. Karena justru kulitnya itu yang punya khasiat tinggi. Kulit ini kaya dengan zat yang disebut xanthone, yang nyaris tak ditemukan pada buah lain. Selain itu, kulit manggis juga mengadung katekin, potasium, kalsium, fosfor, besi, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin B6, yang juga amat dibutuhkan tubuh. Xanthone itu bisa menjadi pelindung sel pada proses penuaan atau perusakan oleh radikal bebas. Sifat antioksidannya melebihi vitamin E dan C. Karena itu, ia berperan sebagai antilelah, anti-inflamasi, anti-penuaan, antiparkinson, antialergi, dan membantu tubuh menurunkan gula darah, tekanan darah, kolesterol darah, serta melindungi jantung, mencegah kebutaan, dan mencegah infeksi oleh bakteri, virus, dan jamur. Pada tahun 2002 ditemukan fakta bahwa xanthone efektif menghambat kanker hati, lambung, paru, dan payudara.

Xanthone mampu menurunkan kadar kolesterol total darah. Hasil pengujian dr. Purwati, seorang dokter di Jakarta, menunjukkan, kolesterol rata-rata 7 pasiennya 201,85 mg/dl sebelum mengonsumsi ekstrak kulit buah manggis. Tapi setelahnya turun menjadi 176,86. Normalnya <200. Dalam hal ini, xanthone berhasil menormalkan kadar kolesterol pasien, seperti terlihat pada tabel. Pengaruhnya semakin nyata pada kadar trigliserida. Sebelum mengonsumsi ekstrak itu, trigliserida rata-rata mereka 245,43. Setelah mengonsumsi turun menjadi 112,29. Padahal, normalnya hanya <150 mg/dl.  

No

Nama

Kolesterol Total (mg/dl)

Trigliserida (mg/dl)

 

 

Sebelum

sesudah

sebelum

Sesudah

1

Tn. A

162

147

89

63

2

Tn. E

252

156

1047

230

3

Ny. E

271

208

235

101

4

Ny. R

135

143

75

84

5

Ny. R

157

157

151

151

6

Ny. T

228

224

53

65

7

Ny. Y

208

203

68

92

 

Rata2

201,86

176,86

245,43

112,29

 Bila ingin mendapatkan informasi lengkap tentang khasiat manggis tersebut, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi, yang tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dari luar negeri atau menggiling kulit manggis dulu untuk kemudian meminum airnya? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek-apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul ekstrak kulit manggis. Namanya Garcia. Sekali lagi, nama produk itu adalah Garcia, bukan xanthone, karena xanthone adalah nama zat yang terkandung di dalamnya. Bila ingin mendapatkan ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi distributor kami di nomor telepon 085224079451 Atau bisa juga mendapatkannya langsung di Apotek Mitra Medika Jl. Re Martadinata Ancaran Kuningan, Apotek Sudirman, Jl. Jend.Sudirman depan RSU 45 Kuningan, Apotek Aini Jl Raya Luragung Kuningan, Apotek Enggal Sehat Jl, Raya Kasab Mandirancan Kuningan, Apotek Cilimus Jl. Raya Cilimus Kuningan, Apotek Darma Jl. Raya Darma Kuningan Apotek Amalgaa Jl Raya Bandorasa Kuningan,Apotek Bojong Farma Jl. Raya Bojong Serang Kuningan, Apotek Nero Jl. Raya Jalaksana Kuningan, Apotek Afika Farma Jl. Raya Jalaksana Kuningan

        Garcia, Kapsul Ekstrak Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi

Anda pasti mengenal buah manggis, bukan? Ya. Dan, bagaimana rasanya? Tentu enak, manis, dan menggemaskan. Lalu, apakah Anda pernah memakannya sampai dengan kulit-kulitnya? Pasti Anda akan menjawab, hanya orang bodoh yang memakan seperti itu. Tapi, Anda jangan tergesa-gesa begitu dong menuduh mereka itu bodoh. Mengapa? Karena, pada buah manggis, justru kulit buahnya itulah yang punya khasiat paling tinggi. Tak percaya? Ikutilah penjelasan berikut ini. Bagi Indonesia, buah manggis merupakan salah satu komoditas ekspor. Tapi, hingga saat ini, jumlah ekspornya tak sampai 10% dari total produksi. Jadi, masih tergolong sangat rendah. Sementara di dalam negeri, yang dimanfaatkan orang hanya daging buahnya. Sedangkan kulitnya dibuang karena dianggap tak bernilai. Tapi, sejalan dengan perkembangan ilmu dan teknologi, orang lalu mencari zat-zat alami pada buah itu yang berkhasiat untuk kesehatan. Ternyata, buah ini sangat kaya dengan zat ajaib yang disebut xanthone, yang dapat mencegah berbagai penyakit. Terdapatnya justru di kulit buahnya itu. Dan, zat ini tak ditemukan di buah-buahan lain. Karena itu, di kalangan medis dan farmasi, manggis dijuluki queen of fruits alias ratu segala buah. Selain itu, kulit manggis juga mengadung katekin, potasium, kalsium, fosfor, besi, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin B6. Semua ini amat dibutuhkan tubuh.

Xanthone ditemukan ilmuwan Jerman tahun 1855. Ia dikenal sebagai antioksidan tingkat tinggi dan bahan aktif yang stabil dalam keadaan panas atau dingin, termasuk di dalam tubuh manusia. Kulit manggis mengandung antioksidan 17.000-20.000 orac per 100 ounce. Padahal, bahan lain berkadar antioksidan tinggi, seperti wortel dan jeruk, hanya 300 dan 2.400. Orac adalah singkatan dari oxygen radical absorbance capasity, yakni kemampuan antioksidan menetralkan radikal bebas penyebab penyakit. Karena itu, xanthone mampu menjadi pelindung sel pada proses oksidasi, penuaan, atau perusakan oleh radikal bebas. Sifat antioksidannya melebihi vitamin E dan vitamin C. Itulah sebabnya xanthone dapat berperan sebagai antilelah, anti-inflamasi, antiaging, antiparkinson, antialergi, antialzheimer, dan membantu tubuh menurunkan gula darah, menururnkan kolesterol, menurunkan tekanan darah, melindungi jantung, mencegah kebutaan, serta mencegah infeksi oleh bakteri, virus, dan jamur. Pada tahun 2002 ditemukan fakta bahwa xanthone efektif menghambat kanker hati, kanker lambung, dan kanker paru. Seorang peneliti Thailand, 2004, menemukan, pericarp kulit buah manggis efektif melawan kanker payudara. Dan khasiatnya jauh lebih efektif daripada obat.

Bila ingin mendapatkan informasi lengkap tentang khasiat manggis tersebut, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi, yang tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dari luar negeri atau menggiling kulit manggis dulu untuk kemudian meminum airnya? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek-apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul ekstrak kulit manggis. Namanya Garcia. Sekali lagi, nama produk itu adalah Garcia, bukan xanthone, karena xanthone adalah nama zat yang terkandung di dalamnya. Bila ingin mendapatkan ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi distributor kami di nomor telepon 085224079451 Atau bisa juga mendapatkannya langsung di Apotek Mitra Medika Jl. Re Martadinata Ancaran Kuningan, Apotek Sudirman, Jl. Jend.Sudirman depan RSU 45 Kuningan, Apotek Aini Jl Raya Luragung Kuningan, Apotek Enggal Sehat Jl, Raya Kasab Mandirancan Kuningan, Apotek Cilimus Jl. Raya Cilimus Kuningan, Apotek Darma Jl. Raya Darma Kuningan Apotek Amalgaa Jl Raya Bandorasa Kuningan,Apotek Bojong Farma Jl. Raya Bojong Serang Kuningan, Apotek Nero Jl. Raya Jalaksana Kuningan, Apotek Afika Farma Jl. Raya Jalaksana Kuningan

        Setiap Sepuluh Detik, Satu Orang Meninggal Karena Diabetes

Salah satu penyakit yang banyak diidap masyarakat adalah diabetes mellitus. Istilah diabetes berasal dari bahasa Yunani, yang artinya mengalir terus, dan mellitus dari bahasa Latin, yang artinya manis atau madu. Jadi, air kencing penderita diabetes biasanya mengalir terus dan berasa manis. Rasa manis itu disebabkan meningkatnya kadar gula darah, yang disebut hiperglikemia. Tapi, penyakit ini punya beberapa jenis. Tipe 1 menyerang anak-anak dan orang muda. Ini disebabkan faktor genetik atau kesalahan tubuh membangun kekebalan. Penderitanya sangat bergantung kepada pasokan insulin seumur hidup. Tipe 2 diakibatkan sel tubuh tidak mampu merespons kerja insulin sebagaimana mestinya. Penyebabnya adalah kekeliruan dalam mengurus tubuh. Jenis ini lebih mudah ditangani karena tubuh masih memproduksi insulin. Tipe 3 sering dialami wanita hamil. Ini terjadi karena perubahan hormon, dan biasanya hilang sendiri begitu persalinan usai. Tipe 4 disebabkan sindrom tertentu. Penyebabnya adalah alkohol, obat-obat kimia tertentu, atau infeksi. Ini juga bisa disembuhkan.


Sekitar 90% kasus diabetes di dunia ini adalah Tipe 2. Awalnya, tipe ini banyak menyerang mereka yang berusia di atas 40 dan lelaki, tapi kini ia tak lagi mengenal usia dan kelamin. Kadang-kadang, penderita diabetes sering mual-mual dan shock. Kadang-kadang terjadi pembekuan darah otak dan penyakit jantung koroner. Dan penderita diabetes berpotensi dua kali lebih mudah terserang penyakit ini. Bila ini terjadi, penderita bisa kena stroke atau gagal ginjal. Penderita diabetes 17 kali lipat lebih mudah terkena ini, dan 25 kali lipat terkena kebutaan ketimbang orang normal. Ada lagi yang lain: gangren dan impotensi. Penderita diabetes lebih mudah terkena ini sekitar 5 kalinya. Dan menurut data WHO, badan PBB untuk kesehatan, setiap sepuluh detik satu orang meninggal dunia karena penyakit ini. Lalu, apa yang harus dilakukan? Selain minum obat, ada yang lebih aman, yakni dengan menggunakan senyawa alami yang terdapat dalam kulit buah manggis, yang bernama xanthone. Senyawa ini dikenal sebagai antioksidan tingkat tinggi dan bahan aktif yang stabil di dalam tubuh manusia. Kulit manggis mengandung antioksidan 17.000-20.000 orac per 100 ounce. Padahal, bahan lain berantioksidan tinggi, seperti wortel dan jeruk, hanya 300 dan 2.400. Karena itu, xanthone mampu menjadi pelindung sel pada proses oksidasi, penuaan, atau perusakan oleh radikal bebas. Sifat antioksidannya melebihi vitamin E dan vitamin C. Itulah sebabnya xanthone dapat berperan sebagai antilelah, anti-inflamasi, antiaging, antiparkinson, antialergi, antialzheimer, dan membantu tubuh menururnkan kolesterol, menurunkan tekanan darah, dan menurunkan gula darah bagi penderita diabetes.


Bila ingin mendapatkan informasi lengkap tentang khasiat manggis tersebut, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi, yang tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dari luar negeri atau menggiling kulit manggis dulu untuk kemudian meminum airnya? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek-apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul ekstrak kulit manggis. Namanya Gracia. Sekali lagi, nama produk itu adalah Gracia, bukan xanthone, karena xanthone adalah nama zat yang terkandung di dalamnya. Bila ingin mendapatkan ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi distributor kami di nomor telepon 085224079451 Atau bisa juga mendapatkannya langsung di Apotek Mitra Medika Jl. Re Martadinata Ancaran Kuningan, Apotek Sudirman, Jl. Jend.Sudirman depan RSU 45 Kuningan, Apotek Aini Jl Raya Luragung Kuningan, Apotek Enggal Sehat Jl, Raya Kasab Mandirancan Kuningan, Apotek Cilimus Jl. Raya Cilimus Kuningan, Apotek Darma Jl. Raya Darma Kuningan Apotek Amalgaa Jl Raya Bandorasa Kuningan,Apotek Bojong Farma Jl. Raya Bojong Serang Kuningan, Apotek Nero Jl. Raya Jalaksana Kuningan, Apotek Afika Farma Jl. Raya Jalaksana Kuningan

 

SILAHKAN DATANG, BELI DAN RASAKAN KHASIATNYA

DI APOTIK WILAYAH KUNINGAN DIBAWAH INI

                    

 

 

 

 

       

 

 

 

 

Home   Tentang RWP  l  mCoin  l   Garcia l   PPOB Bank Syariah Mandiri  l

Copyright 2010 .BisnisJejen.com All Rights Reserved.